STAI Muafi Sampang Gelar Pelatihan Metodologi Penelitian bagi Mahasiswa

STAI Muafi Sampang Gelar Pelatihan Metodologi Penelitian bagi Mahasiswa

SAMPANG – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) STAI Muafi Sampang menyelenggarakan pelatihan metodologi penelitian bagi mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan STAI Muafi Sampang. Kegiatan yang berlangsung di bulan 21 Oktober 2024 ini bertujuan memberikan penguatan metodologi penelitian kepada mahasiswa yang selanjutnya diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan akademik.

Ketua STAI Muafi Sampang, Dr. Zaglul Fitrian, Lc., M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa mahasiswa perlu memiliki kompetensi bidang penelitian dan aktif untuk menghasilkan karya ilmiah. “LP2M memiliki tugas untuk mengawal tridharma perguruan tinggi dan memastikan semua civitas akademika, termasuk mahasiswa, bisa terlibat aktif dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian,” kata Zaglul Fitrian saat membuka Pelatihan Metodologi Penelitian bagi Mahasiswa.

Para peserta pelatihan dibekali keterampilan khusus dalam penyusunan proposal penelitian dan metodologi agar mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Visi misi STAI Muafi Sampang untuk menjadi perguruan tinggi berbasis riset di tahun 2030, salah satu upaya yang dilakukan oleh LP2M adalah menerapkan budaya penelitian di semua aspek, termasuk bagi mahasiswa.

Pelatihan diawali dengan penyampaian materi oleh Ketua STAI Muafi Sampang, Dr. Zaglul Fitrian, Lc., M.A., terkait penyusunan proposal mulai dari penyusunan latar belakang hingga penentuan metodologi penelitian. Materi pertama disambut antusias oleh peserta pelatihan dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan pada saat sesi diskusi.

Moh. Ramin, M.E., dari IAI Al-Khairat Pamekasan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengelola Jurnal IAI Al-Khairat Pamekasan, menyampaikan materi terkait arah kebijakan penelitian di lingkungan perguruan tinggi serta pembahasan metodologi penelitian kuantitatif. Ramin dalam pemaparannya banyak memberikan motivasi kepada peserta pelatihan untuk selalu membiasakan membaca karena dengan terbiasa membaca akan memunculkan banyak ide penelitian yang bisa dilakukan.

“Kegiatan ini sangat penting bagi mahasiswa untuk membekali mereka dengan kemampuan meneliti yang baik, sehingga dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” ujar Ramin.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama delapan bulan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam bidang penelitian dan mendukung terwujudnya STAI Muafi Sampang sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam penelitian dan pengabdian masyarakat.