Webinar Internasional: “Play Therapy, Bermain dan Permainan”

Webinar Internasional: “Play Therapy, Bermain dan Permainan”

Sampang, 17 Februari 2025 – STAI Muafi Sampang, bekerja sama dengan Universitas Al-Ibrohimy, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan beberapa kampus lainnya, sukses menggelar Webinar Internasional dengan tema Play Therapy, Bermain dan Permainan”. Acara ini diadakan secara daring pada Senin, 17 Februari 2025, dan dihadiri oleh 265 peserta, terdiri dari praktisi pendidikan, mahasiswa, dan dosen.

Webinar yang diselenggarakan dengan tujuan memberikan wawasan lebih mendalam mengenai pentingnya terapi bermain dalam perkembangan anak ini, menghadirkan Riah Mastor, seorang pakar di bidang terapi bermain dan Pengurus Kanan Iman Kindergarten & Childcare, Singapura, sebagai narasumber utama. Dalam sesi yang berlangsung sekitar dua jam, Riah Mastor memaparkan berbagai konsep dan praktik terapi bermain yang dapat digunakan oleh pendidik dan praktisi dalam mendukung perkembangan emosional dan sosial anak-anak.
Peserta webinar mendapatkan kesempatan untuk menggali lebih dalam mengenai peran terapi bermain dalam membantu anak-anak mengatasi berbagai tantangan psikologis dan emosional, serta bagaimana bermain dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung proses pembelajaran dan kesehatan mental anak.

Acara ini juga menjadi ajang diskusi internasional, di mana peserta dari berbagai latar belakang berbagi pengalaman dan perspektif mengenai penerapan terapi bermain di berbagai budaya dan sistem pendidikan.
Uswatun Hasanah, S.Psi., M.Si selaku Ketua Prodi PIAUD STAI Muafi Sampang, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pendekatan berbasis bermain dalam pendidikan dan terapi anak, serta mempererat kerja sama antara lembaga pendidikan di tingkat internasional.

“Dengan adanya webinar ini, kami berharap dapat memperluas pengetahuan dan membuka peluang bagi kolaborasi lebih lanjut antar lembaga pendidikan, serta memperkenalkan lebih banyak praktik efektif dalam mengembangkan kesejahteraan anak melalui terapi bermain,” ujarnya.

Webinar ini mendapat respon positif dari peserta yang mengapresiasi kualitas materi yang disampaikan dan interaksi yang terjalin selama acara. Keberhasilan acara ini juga membuka peluang untuk penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang yang dapat melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai kalangan.
Dengan suksesnya acara ini, diharapkan lebih banyak pendidik dan praktisi pendidikan dapat mengadopsi terapi bermain sebagai pendekatan yang efektif untuk mendukung tumbuh kembang anak di masa depan.