“Transformasi PTKIS Menuju Kampus Unggul dan Berdaya Saing Global”
“Transformasi PTKIS Menuju Kampus Unggul dan Berdaya Saing Global”
Ketua LPM STAI Muafi Sampang
Abdullah, S.Sos.I., M.Pd.I
Dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) memainkan peran yang sangat penting. Sebagai institusi pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai Islam, PTKIS tidak hanya bertanggung jawab dalam mencetak generasi yang berkompeten secara akademik, tetapi juga harus mampu mengintegrasikan ajaran moral, etika, dan spiritualitas yang relevan dengan tantangan zaman sesuia dengan mutu perguruan tinggi STAI Muafi Sampang menjadi perguruan tinggi unggul yang melahirkan generasi Religius, serta berdaya saing Global, Progresif, dan Moderat, serta berdaya saing Global. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan global yang terus bergulir, PTKIS dituntut untuk bertransformasi agar tetap relevan dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.Namun, perjalanan menuju kampus yang unggul dan berdaya saing ini bukan tanpa tantangan. Meskipun PTKIS memiliki potensi besar, mereka seringkali menghadapi kendala dalam hal kualitas sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, serta manajemen pendidikan yang masih perlu diperbaiki. Di sisi lain, tantangan ini juga membuka peluang besar bagi PTKIS untuk berinovasi dan berkembang melalui berbagai upaya transformasi, untuk menunjukan kepada masyarakat dan industry lulusan yang dibutuhkan sudah sesuai dengan kebutuhan konsumen dan industry global, sehingga yang harus menjadi pertimbangan bersama dan yang harus disiapakan dan dibenahi oleh PTKIS adalah sebagai berikut:.
- Peningkatan Kualitas Kurikulum dan Pengajaran
Salah satu langkah paling mendasar dalam transformasi PTKIS adalah pembaruan kurikulum. Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berubah, PTKIS perlu mengevaluasi dan memperbarui kurikulumnya agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan. Kurikulum yang berbasis pada pendekatan interdisipliner, yang mengintegrasikan ilmu agama dengan sains, teknologi, dan humaniora, akan menjadi kunci penting dalam mencetak lulusan yang unggul dan kualitas SDM juga sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pengajaran oleh setiap dosen dan hal yang seperti ini juga harus didukung oleh setiap PTKIS. Kalau perlu dianggarkan setiap tahun ada yang dibeasiswakan dosenya oleh perguruan tinggi tersebut untuk bisa menunjang SDM yang dimiliki oleh setiap perguruan tinggi dan ini menjadi salah satu bentuk komitmen terhadap perkembangan dan keberlangusngan perguruan tinggi tersebut dalam daya saing Global.
Di era disrupsi ini, kemampuan untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, serta beradaptasi dengan teknologi menjadi keterampilan yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa. PTKIS perlu menggali potensi untuk mengembangkan kurikulum berbasis pada pengajaran yang mengedepankan literasi digital, kecakapan abad 21, dan kewirausahaan yang berbasis nilai-nilai Islam, fasilitas dan sarana untuk meangembangkan bakat mahasiswa juga menjadi pertimbangan penting oleh setiap PTKIS dan lowongan Pekerjaan yang disiapkan oleh PTKIS untuk menyerap lulusanya sendiri. Seperti prodi ekonomi Syariah yang ada dikampus STAI Muafi Sampang sudah membuka wadah sebagai bentuk outcomenya bagi lulusan mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah berupa KSPPS atau BMT MAZ, sedangkan untuk prodi PIAUD yang dilakukan bekerjasama dengan lembaga-lembaga PIAUD dan Dinas terkait agar bisa menyerap lulusan dari prodi PIAUD STAI Muafi Sampang.
Selain itu, PTKIS harus mendorong dosen untuk berinovasi dalam metode pengajaran, termasuk penggunaan teknologi seperti blended learning, pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), dan pemanfaatan platform e-learning yang memadai. Hal ini memungkinkan proses pembelajaran yang lebih fleksibel dan lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.
- Peningkatan SDM dan Penguatan Kompetensi Dosen
Transformasi PTKIS juga sangat bergantung pada kualitas dosen dan tenaga kependidikan. Dalam hal ini, pengembangan kapasitas dan kompetensi dosen harus menjadi prioritas utama. PTKIS perlu menyelenggarakan program-program pengembangan profesional bagi dosen agar mereka tidak hanya memiliki kualifikasi akademik yang memadai, tetapi juga kemampuan pedagogis yang mumpuni dalam menghadapi perkembangan teknologi dan metode pembelajaran yang semakin kompleks.
Kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan internasional, serta peluang bagi dosen untuk terlibat dalam penelitian global, akan semakin memperkaya pengalaman dan pengetahuan dosen. Dengan cara ini, mereka dapat memperkenalkan perspektif baru dalam pengajaran dan penelitian yang semakin relevan dengan konteks global. STAI Muafi Sampang di Usianya yang berjalan 3 tahun sudah melakukan MOU dan MOA dengan kampus Luar Negri seperti dengan kampus UNIMAS Malaysia dan University Sohar Kerajaan Oman, University Islam selagor Malayisa ini adalah bentuk keseriuasan STAI Muafi Sampang dalam kemajuan Mutu Perguruan Tinggi.
- Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Akses dan Kualitas Pembelajaran
Seiring dengan perkembangan teknologi digital, pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran menjadi hal yang tidak terhindarkan. PTKIS harus beradaptasi dengan teknologi pendidikan terbaru, mulai dari e-learning, video conference, hingga penggunaan aplikasi mobile yang dapat memperluas akses mahasiswa terhadap materi perkuliahan dan sumber belajar lainnya.
Selain itu, penggunaan big data dan analitik dalam pemantauan kinerja mahasiswa juga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan data yang terintegrasi, PTKIS bisa lebih mudah memantau perkembangan akademik mahasiswa, merancang intervensi yang lebih tepat, serta memberikan feedback yang lebih efektif.
PTKIS juga harus mengembangkan sistem informasi yang dapat mendukung administrasi kampus secara digital. Hal ini akan membantu menciptakan transparansi, efisiensi, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa.
- Kerja Sama dengan Dunia Industri dan Masyarakat
Salah satu tantangan terbesar bagi PTKIS adalah memastikan bahwa lulusan mereka memiliki keterampilan yang relevan dengan dunia kerja. Oleh karena itu, penting bagi PTKIS untuk menjalin kemitraan strategis dengan berbagai sektor industri dan masyarakat. Kolaborasi ini bisa mencakup berbagai bidang, mulai dari magang, penelitian bersama, hingga pengembangan program kewirausahaan.
PTKIS juga perlu memperkuat program-program pengabdian masyarakat yang tidak hanya berbasis pada kegiatan sosial, tetapi juga berorientasi pada pemecahan masalah nyata di masyarakat. Dengan demikian, PTKIS dapat memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan sosial, sambil memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa.
Peningkatan kualitas hubungan antara PTKIS dan dunia industri juga akan membuka peluang bagi lulusan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
- Peningkatan Infrastruktur dan Fasilitas Kampus
Infrastruktur yang memadai adalah faktor penting yang mendukung kualitas pendidikan di PTKIS. Untuk itu, PTKIS perlu melakukan pembenahan infrastruktur kampus, seperti ruang kelas yang nyaman, fasilitas laboratorium yang modern, ruang diskusi, hingga fasilitas olahraga dan rekreasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan mahasiswa.
Selain itu, pengembangan perpustakaan digital dan ruang riset yang mendukung kegiatan akademik juga perlu diprioritaskan. Dalam konteks ini, PTKIS harus merencanakan pembangunan kampus berbasis green campus yang ramah lingkungan, yang dapat menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.
- Akreditasi dan Penguatan Sistem Manajemen
Untuk memastikan kualitas pendidikan yang tinggi, PTKIS harus senantiasa meningkatkan status akreditasi dan mengikuti standar nasional serta internasional. Proses akreditasi ini harus digunakan sebagai alat untuk melakukan evaluasi diri, memperbaiki kelemahan, dan memperkuat kekuatan yang ada. Sehingga sangat penting dalam lembaga apapun untuk dilakukan Asesmen Lapangan menilai kualitas dari setiap lembaga yang ada di Indonesia.
Penguatan sistem manajemen pendidikan yang transparan dan efisien juga sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut. PTKIS perlu mengembangkan sistem pengelolaan kampus yang berbasis pada data dan informasi yang real-time, guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.
Kesimpulan
Transformasi PTKIS menuju kampus unggul dan berdaya saing bukanlah suatu pilihan, melainkan sebuah keharusan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Melalui pembaruan kurikulum, pengembangan SDM, pemanfaatan teknologi, serta penguatan hubungan dengan dunia industri dan masyarakat, PTKIS memiliki peluang besar untuk menjadi lembaga pendidikan tinggi yang dapat bersaing di tingkat global, sambil tetap mengedepankan nilai-nilai keagamaan yang mendalam.
Dengan komitmen bersama untuk bertransformasi, PTKIS dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan generasi yang cerdas, kompeten, dan berakhlak mulia, yang siap menjawab tantangan masa depan dengan keberanian dan kebijaksanaan.semoga dengan tulisan yang sedikit ini memberikan kontribusi pemikiran cakrawala yang menjadi besar dan mendaptkan Unggul dari PTKIS Yang kita cintai Bersama Wassalam.
